Visi
Dengan diresapi oleh Asas dan Dasar dalam latihan rohani Santo Ignatius dari Loyola, setiap anggota Gemma Inventa menggunakan kemampuannya di bidang musik untuk mencapai tujuan manusia diciptakan, yaitu untuk memuji, menghormati, serta mengabdi Allah dan dengan itu menyelamatkan jiwanya.
Misi
Kehadiran Gemma Inventa merupakan panggilan Gereja untuk menghayati Yubelium Agung dalam lagu dan syukur. Ia mewarisi dan memelihara serta meneruskan pada generasi berikutnya, tradisi musik Gereja, suatu harta tak ternilai. Dengan demikian, ia berperan penting dalam kehidupan Gereja.
Budaya Bentara :
1. Bentara Keindahan
Bahasa keindahan menggugah hati orang dalam berliturgi dan memberi sumbangan kepada perjumpaan dengan Allah dan sesamanya. Sukacita yang mengisi hati para anggota Gemma Inventa pada waktu mereka bernyanyi memancar ke sekitar mereka dan memercikkan semangat yang menular. Gemma Inventa bersama dengan umat menjadi kor umat yang bernyanyi dengan gembira dan bersemangat. Nyanyian mereka memberikan kemeriahan dan keagungan bagi liturgi. Tetapi, musik bukan sekadar selingan atau dekorasi tambahan yang ditempelkan demi kemeriahan liturgi, melainkan bagian yang penting dan integral dari liturgi Gereja. Musik melayani liturgi tetapi tidak boleh sebaliknya.
2. Bentara Perdamaian dan Cinta dari Allah
Nyanyian mereka mengungkapkan partisipasi sadar dan aktif umat, membangkitkan suasana bagi tumbuhnya daya tangkap dan daya tanggap jiwa terhadap Sabda Allah dan karunia Sakramen yang dirayakan dalam liturgi. Injil meresapi jiwa mereka dan jiwa orang - orang yang mereka bantu dalam memuji dan memuliakan Allah. Nyanyian mereka membangun kebersamaan persekutuan umat beriman yang sedang beribadat dan komunikasi antar umat.
3. Bentara Iman
Nyanyian mereka dalam membantu umat untuk mengarahkan diri kepada Allah terutama dalam perayaan Ekaristi. Melodi musik yang indah dan sesuai dengan jiwa liturgi menciptakan suasana yang kondusif bagi perenungan dan kontemplasi mengenai misteri iman akan Yesus Kristus yang sedang dirayakan dalam liturgi. Dalam menyanyikan kemuliaan Allah, mereka adalah para pelayan dan pembantu berharga dalam liturgi. Dalam nyanyian, iman dialami sebagai getaran suka cita, cinta dan harapan akan campur tangan yang menyelamatkan dari Allah.
3. Bentara Iman
Nyanyian mereka dalam membantu umat untuk mengarahkan diri kepada Allah terutama dalam perayaan Ekaristi. Melodi musik yang indah dan sesuai dengan jiwa liturgi menciptakan suasana yang kondusif bagi perenungan dan kontemplasi mengenai misteri iman akan Yesus Kristus yang sedang dirayakan dalam liturgi. Dalam menyanyikan kemuliaan Allah, mereka adalah para pelayan dan pembantu berharga dalam liturgi. Dalam nyanyian, iman dialami sebagai getaran suka cita, cinta dan harapan akan campur tangan yang menyelamatkan dari Allah.
Tidak ada komentar:
Komentar baru tidak diizinkan.